BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Mulai Awal November 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan peningkatan potensi hujan lebat dan sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia mulai awal November 2026, meski kondisi umum masih kering. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Barat, dengan imbauan kewaspadaan diberikan secara nasional.

Faktor Utama Hujan Lebat Menurut BMKG

BMKG menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan dipicu oleh ketersediaan uap air yang melimpah akibat kehangatan suhu muka laut, ditambah aktivitas fenomena atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan MJO (Modulasi Rantai Gelombang). Prediksi hingga 5 November menunjukkan MJO akan berdampak pada wilayah barat dan selatan Indonesia, sementara Gelombang Kelvin aktif di wilayah timur. “Fenomena-fenomena ini mendorong pertumbuhan awan hujan, terutama pada area dengan konvergensi massa udara dan labilitas atmosfer yang signifikan,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Wilayah Terdampak dan Imbauan Kewaspadaan

Sebaran potensi hujan mencakup Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Di sisi lain, kondisi kekeringan masih dominan di sebagian besar wilayah Indonesia, dengan tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Citra satelit menunjukkan titik panas berkepercayaan tinggi terpusat di Kalimantan Tengah (2.949 titik), Papua Selatan (894 titik), dan Sumatera Selatan (551 titik), sementara asap kebakaran telah menyebar ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. BMKG mengimbau masyarakat untuk menghemat air, tidak membakar sampah atau membuka lahan secara sembarangan—terutama di lahan gambut, semak belukar, dan hutan—serta mewaspadai dampak hujan seperti genangan, longsor, dan petir di wilayah yang sudah mulai diguyur hujan. Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui laman resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg.

Artikel ini dirangkum dari sumber: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8737691/catat-bmkg-prediksi-wilayah-ini-berpotensi-diguyur-hujan-ada-tempat-tinggalmu