Pakar paleontologi berhasil mengidentifikasi spesies dinosaurus baru di wilayah Patagonia, Argentina, bernama Rinconraptor pipoae, yang diketahui merupakan kerabat dekat Tyrannosaurus rex. Penemuan ini diumumkan dalam jurnal ilmiah Palaeontologia Electronica dan berdasarkan penelitian oleh Ariel H. Méndez beserta tim, yang mengungkap fosil dari periode Kapur Akhir sekitar 83 juta tahun lalu.
Penemuan Fosil dan Ciri Khas Spesies
Fosil Rinconraptor pipoae ditemukan di area Cerro Overo-La Invernada, dalam Cekungan Neuquén, dengan sejumlah fragmen tulang yang terdiri dari 10 ruas tulang ekor, sebagian tulang bawah ekor, ujung atas tulang lengan atas kiri, dan ujung atas tulang kering kanan. Semua spesimen ditemukan dalam area seluas empat meter kubik, dengan kondisi tulang tibia masih terkubur dalam batuan, sementara bagian lainnya tersebar di permukaan. Nama spesies ini diambil dari kota Rincón de los Sauces dan kata ‘raptor’ yang merujuk pada jenis predator, sementara ‘pipoae’ menjadi penghormatan kepada Laura Pipo, salah satu peneliti yang turun ke lapangan dan meninggal secara mendadak pada 2020.
Perkiraan Ukuran dan Signifikansi Evolusioner
Berdasarkan perbandingan proporsional dengan spesies terkait seperti Aerosteon dan Maip, para peneliti memperkirakan panjang tubuh Rinconraptor pipoae mencapai sekitar tujuh meter atau 23 kaki. Studi juga menunjukkan bahwa dinosaurus ini memiliki lebih dari 40 hingga 45 segmen ekor—jumlah yang mirip dengan Tyrannosaurus rex—menunjukkan kemiripan struktural dalam evolusi. Selain itu, ditemukan pula fragmen tulang megaraptorid lainnya di lokasi yang sama, meskipun belum dapat diidentifikasi secara spesifik. Penelitian menegaskan bahwa keberadaan megaraptorid berukuran sedang hingga besar di wilayah tersebut selama periode Santonian bersamaan dengan abelisaurid, dua kelompok predator puncak yang mungkin bersaing untuk sumber daya. Namun, pola distribusi geografis menunjukkan bahwa kedua kelompok tersebut hidup di cekungan berbeda, mengindikasikan strategi adaptasi untuk menghindari konflik langsung. “Catatan fosil megaraptorid masih langka dan terfragmentasi, sehingga kekerabatan filogenetik kelompok ini telah menjadi subjek perdebatan di antara para spesialis,” jelas studi tersebut, dikutip dari Sci News, Selasa (3/11/2026).
Artikel ini dirangkum dari sumber: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8737072/pakar-temukan-spesies-dinosaurus-baru-di-negara-ini-masih-kerabat-t-rex