20 Universitas Terbaik Asia 2027: China Dominasi Puncak, Singapura dan Malaysia Juga Masuk Top 20

Daftar 20 universitas terbaik di Asia versi QS World University Rankings: Asia Region 2027 resmi diumumkan dalam acara QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 di Bali International Convention Centre, Bali, pada Selasa (3/11/2026). Sebanyak lebih dari 1.720 perguruan tinggi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik turut serta dalam pemeringkatan ini, dengan lebih dari 190 institusi masuk dalam daftar untuk pertama kalinya, termasuk satu universitas dari Maladewa.

China Kuasai Posisi Teratas

Menurut Ben Sowter, Senior Vice President di QS, peringkat top 20 menunjukkan stabilitas meskipun terjadi beberapa pergeseran posisi. Dominasi China terlihat jelas, dengan enam dari sepuluh universitas teratas berasal dari wilayah China, termasuk wilayah administratif khusus Hong Kong. Universitas-universitas seperti The University of Hong Kong, Peking University, Tsinghua University, City University of Hong Kong (CityUHK), The Chinese University of Hong Kong (CUHK), dan Fudan University berhasil menduduki posisi pertama hingga keenam.

Peran Singapura dan Malaysia dalam Peringkat Global

Singapura menempati posisi ketujuh dan kedelapan dengan National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU). Di sisi lain, Malaysia juga menunjukkan kekuatan melalui University of Malaya (UM) yang masuk posisi ke-17, serta University Kebangsaan Malaysia (UKM) yang menempati posisi ke-20. Sementara itu, universitas dari Korea Selatan seperti Yonsei University, Korea University, dan Seoul National University (SNU) juga menempati posisi penting dalam daftar, menunjukkan konsistensi kualitas pendidikan tinggi di kawasan tersebut. “Top 20 cukup stabil meskipun ada beberapa pergeseran,” tuturnya.

Peringkat QS AUR 2027 dibentuk berdasarkan sepuluh indikator utama, termasuk reputasi akademik (30 persen), reputasi di kalangan pemberi kerja (20 persen), sitasi per paper (10 persen), rasio pengajar:mahasiswa (10 persen), jejaring riset internasional (10 persen), jumlah paper per dosen (5 persen), proporsi staf dengan gelar doktor (5 persen), serta rasio pengajar dan mahasiswa internasional serta pertukaran mahasiswa (masing-masing 2,5 persen).

Artikel ini dirangkum dari sumber: https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-8736967/20-universitas-terbaik-di-asia-versi-qs-wur-asia-2027-terbanyak-dari-negara-mana