Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berencana membuka kampus cabang di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia. Rencana ini akan disampaikan langsung kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, menyusul hasil survei lapangan yang telah dilakukan oleh Rektor UNJ, Prof Komarudin.
Upaya Peningkatan Akses Pendidikan di Papua Selatan
Prof Komarudin menegaskan bahwa hasil survei di Mappi menunjukkan potensi besar dari masyarakat setempat, meskipun masih menghadapi tantangan dalam sumber daya manusia dan tata kelola. “Ternyata masyarakat Papua potensinya besar sekali. Tapi SDM-nya sangat lemah, tata kelolaannya lemah. Maka perlu intervensi dan program-program dari kita,” ujarnya dalam acara Strategic Platform for Action, Research, and Collaboration (SPARC) 2026 di kampus UNJ, Jakarta Timur, Selasa (3/11/2026).
Kolaborasi Strategis dengan UNMUS dan Pemerintah Daerah
UNJ tidak akan bergerak sendiri dalam proyek ini. Pihak universitas akan menjalin kerja sama dengan Universitas Musamus Merauke (UNMUS), satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kabupaten Merauke, serta pemerintah provinsi setempat. “Tidak lama lagi kita akan MoU dengan Pemprov Papua Selatan, Universitas Musamus juga sudah berkeinginan untuk kerja sama dengan kita dan Insya Allah dengan berbagai program yang ada kita bisa membantu masyarakat Papua Selatan,” jelas Komarudin.
Menurutnya, Mappi dipilih karena jumlah penduduk yang relatif kecil—sekitar 200 ribu jiwa—namun hanya sekitar 20 persen yang memiliki akses pendidikan tinggi. “Kita sudah tahu persis satu kabupaten penduduknya hanya 200 ribu, itu pun yang terpelajar bisa jadi hanya 20 persen mungkin yang lainnya tidak,” ungkapnya. Ia pun meminta dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk merealisasikan pembangunan Pusat Pengembangan Studi Keguruan dan Universitas (PSDKU) di wilayah tersebut. “Kami juga akan lapor ke Pak Dirjen Dikti dengan Pak Menteri untuk mendirikan PSDKU ini. Kita akan menggandeng UNMUS, supaya kita kolaborasi sinergi untuk pengembangan pendidikan di sana,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menyambut baik rencana tersebut. Ia menyebut kehadiran UNJ di Papua Selatan sebagai kabar membahagiakan dan mengapresiasi langkah strategis yang diambil. “Ini Alhamdulillah Bapak dan Ibu sekalian mungkin kita beri tepuk tangan ya atas upaya dan juga ikhtiar dari Bapak Rektor dan pejabat, petinggi, juga dari berbagai institusi. Tentunya ini melibatkan mereka-mereka yang ada di Papua Selatan,” ujarnya.
Artikel ini dirangkum dari sumber: https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-8736296/unj-bakal-buka-kampus-di-mappi-papua-selatan-gandeng-unmus-merauke